Ndhada's Blog

Just another WordPress.com weblog

BUNDA November 22, 2009

Filed under: puisi — ndhada @ 5:43 am

Begitu memabukkan hidup bagimu

Begitu mengikis hidup bagimu

Kau telusurinya dengan sesak menerpa dada

Hanya untuk menenteng hidup

Kau hidup untukku

Kau beitu menghangatkanku

Namun mengapa?

Aku terlampau melangkahimu

Sekarang aku tahu cinta kasihmu

Yang tak terukir hanya oleh emas

Oh…. Bunda

Sekarang aku tersadar

Akan membuatmu melayang ke angkasa

Hinggap disana

Oh…. Bunda

Peluklah anak bodohmu ini

Seuntai maaf tak berarti

Namun, aku tetap merintih

Maafkan aku Bunda

Untaian air mata meneters tak terasa

Bila kuputar waktu

Untaian seribu emas & permata tak membayar

Semua kesalahan

Anak bodohmu ini…

Ridhoilah maaf anakmu ini

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s